Kapten Liverpool Jordan Henderson: Kritik Adalah Penyemangat!
Kapten Liverpool Jordan Henderson menegaskan para peragu telah membuat kemampuannya meningkat. Bagi gelandang timnas Inggris ini, kritikan adalah bahan bakar untuk meningkatkan kualitas.
Hendo mendapat penghargaan sebagai Pemain Terbaik dari Asosiasi Jurnalis Sepakbola Inggris, anugerah ini seiring dengan keberhasilannya mengantarkan Liverpool ke tangga juara untuk pertama kali dalam 30 tahun.
Bintang berusia 30 ini mengangkat trofi setelah the Reds melibas Chelsea 5-3 di Anfield, yang merangkum sebuah perjalanan hebat yan juga diwarnai trofi Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Peran Hendo di line-up Liverpool tidak selalu mendapatkan apresiasi yang layak dari suporter atau pandit, dan sejumlah pihak mempertanyakan keputusan menjadikan sang gelandang sebagai kapten menggantikan Steven Gerrard pada 2015.
Musim ini Hendo hanya mencatat empat gol dan lima assist bagi pasukan Jurgen Klopp dalam 40 pertandingan, tetapi kontribusinya secara keseluruhan sebagai pemimpin tim sangat berharga.
Dia mengaku tidak selamanya bisa mengabaikan kritik, tetapi telah mempelajari cara bagaimana menyikapi sikap negatif menjadi hal-hal positif sambil meningkatkan kemampuan.
“Saya pikir terkadang kritik bisa menyakiti,” kata Henderson di Daily Mail. “Anda memahami kritik adalah bagian dari sepakbola, tetapi ketika Anda masih muda, maka situasinya akan terasa lebih sulit karena belum terbiasa.”
“Di klub besar seperti Liverpool, level ekspektasi dapat memengaruhi Anda. Ini soal belajar dan bagaimana menghadapinya dengan cara terbaik.”
“Berkat pengalaman, saya telah menemukan cara untuk menghadapinya. Sekarang saya melihat kritik lebih sebagai penyemangat. Bagian dari kehidupan.”
“Permainan Anda terkadang menurun dan datang kritikan tetapi ini soal bagaimana Anda bereaksi pada situasi. Gunakan sebagai energi dan bahan bakar dan motivasi untuk bangkit dan memperbaiki diri. Itulah yang saya lakukan,” tandasnya.